“ini tentang kematian, tak selamanya raga ini
kekal di dunia. Mungkin setelah kutuliskan kalimat inipun aku bisa saja
menyusulmu kembali ke pangkuan-Nya. Tak ada yang tahu..karena itu hanya
rahasia-nya, ya, rahasia Dia semata”
Malam yang terasa amat panjang, ketika kuputuskan memejamkan mataku
akibat pening dikepala yang tak kunjung hilang. Kulihat jam di ponsel
menunjukkan pukul 20.00 WIB. Tak biasanya, benar-benar tak biasanya aku tidur
seawal itu. Tapi pening ini yang memaksaku untuk memejamkan mata, berharap esok
pagi dia hilang...